Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

PENGUMUMAN >> Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap T.A 2020/2021 perihal Pandemi yang berlangsung
PENGUMUMAN >> Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021
KEGIATAN PTS >> 1000 Peserta Ikuti Vaksin Massal Lintas Agama di UMSU
KEGIATAN PTS >> Kemenkes Gandeng UMSU Vaksin Covid-19 Untuk Lintas Agama
KEGIATAN PTS >> STIKes Murni Teguh Menggelar Acara Capping Day Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan dan D3 Kebidanan
PENGUMUMAN >> Undangan Peluncuran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
BERITA >> Worskhop Perlindungan dan Bantuan Hukum bagi ASN di Lingkungan LLDikti Wilayah I Sukses digelar
KEGIATAN LLDIKTI1 >> Worskhop Perlindungan dan Bantuan Hukum bagi ASN di Lingkungan LLDikti Wilayah I Sukses digelar
KEGIATAN PTS >> Yayasan Senior Power Medan Laksanakan Audiensi Kampus Merdeka Ke Lldikti Wilayah I Sumut
PENGUMUMAN >> Pelaporan Data PDDikti Semester 2020/2021 Ganjil

Peran Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Penanganan Stunting di Indonesia


Peran Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Penanganan Stunting di Indonesia

  04 Feb 2021     Vahrun     226 Kali dibaca   



Peran Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Penanganan Stunting di Indonesia

 

 

Jakarta – Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mendukung program penanganan kasus stunting (gangguan pertumbuhan fisik dan otak pada anak karena kurangnya asupan gizi dalam waktu lama) yang digalakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dukungan tersebut terwujud dalam program Kampus Siaga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Bidang GIZI (AIPGI). Program tersebut bertujuan menggerakkan perguruan tinggi sehingga mendorong mahasiswa dalam 8 aktivitas Kampus Merdeka yang dilakukan di luar kampus demi membantu penanganan stunting. Hal tersebut disampaikan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, Aris Junaidi pada Talkshow Perayaan Hari Gizi Nasional, Rabu (3/2).

 

“Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, memberikan peluang bagi mahasiswa kesehatan untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan mengenai stunting. Mahasiswa selama satu semester dapat mendampingi kasus stunting namun harus dilakukan diseminasi dan pengarahan oleh dosen sebelum langsung terjun ke lapangan,” jelas Aris.

 

Awalnya, program Kampus Merdeka terkait hak belajar tiga semester di luar program studi memang tidak berlaku bagi program studi kesehatan. Namun, Aris menambahkan, seiring berkembangnya waktu sudah banyak best practice yang sudah diimplementasikan oleh bidang kesehatan. Misalnya, dalam kegiatan Kampus Merdeka berupa proyek kemanusiaan dan program relawan menggerakkan puluhan ribu mahasiswa kesehatan dalam penanganan Covid-19. Menurut Aris, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka saat ini lebih fleksibel bagi mahasiswa kesehatan, mengingat kondisi sekarang yang sedang terjadi.

 

Di samping itu, menurut Aris, pendidikan tinggi juga berperan memberikan rekomendasi dari hasil kajian atau penelitian dalam penanganan stunting. Tidak kalah penting, implementasi praktik penanganan percepatan penurunan stunting di tingkat wilayah dengan melakukan edukasi dan promosi kepada masyarakat melalui pendekatan keluarga oleh kerja sama perguruan tinggi dengan lembaga terkait merupakan kebijakan dari pendidikan tinggi.

 

Senada dengan Aris, Plt. Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Kartini Rustandi, mengungkapkan adanya peran perguruan tinggi yang sangat penting dalam meyakinkan para pemimpin daerah bahwa stunting bukan hanya urusan kesehatan. Selain itu juga membantu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai permasalahan gizi dan isu gizi, serta pengabdian masyarakat perguruan tinggi dapat membantu mendata mengenai kasus yang ada sehingga dapat menjadi data yang utuh, lengkap dan terpadu.

 

Ketua Forum Rektor Indonesia, Rektor IPB University, Arif Satria, mengatakan generasi muda harus mampu memberikan peran penting terutama di bidang gizi sehingga mampu membawa nama baik Indonesia dalam memperbaiki permasalahan gizi terutama dalam permasalahan anemia pada remaja dan stunting. Ini dapat dilakukan dengan mengedukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai stunting, terutama kepada penduduk miskin.

 

Pada kesempatan yang sama, dilakukan peluncuran perangkat lunak bernama “Cek Status Gizi Online” untuk menilai status gizi secara online sehingga dapat membantu mengurangi permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sekaligus Ketua Percepatan Penurunan Stunting, Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa adanya perangkat ini penting dalam melihat status kesehatan bagi masyarakat terutama yang ingin memiliki anak sehingga akan mendapat persetujuan dari BKKBN untuk melakukan pernikahan demi menghindari kasus stunting di Indonesia.
(YH/DZI/FH/DH/NH/FAN/DON/RAH)

 

Humas Ditjen Dikti*
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

 

Laman : www.dikti.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Dikti
E-Magz Google Play : G-Magz

 

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT



Terpopuler


1. Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018 Active = 38 No. Name of Journal ISSN Indexed by Scopus Publisher's Name website


  19 Oct 2018     Vahrun     145764 Kali dibaca   

2. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     16084 Kali dibaca   

3. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19)

urat EdaranNomor 3 Tahun 2020tentangPencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan PendidikanDalam rangka pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan satuan pendidikan, dengan hormat kami mengimbau Sau


  16 Mar 2020     Vahrun     13856 Kali dibaca   

4. Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019

Hal : Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Rise


  30 Jul 2019     Vahrun     10887 Kali dibaca   

5. 6 Fitur Zoom Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Membuat Audiens Anda Terlibat Dalam Presentasi Virtual

6 Fitur Zoom Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Membuat Audiens Anda Terlibat Dalam Presentasi Virtual     by Erry Ricardo Nurzal   Pandemi korona yang terus berlangsung telah memaksa dunia termasuk Indonesia untuk beralih dalam berkomunika


  29 Jun 2020     Vahrun     10321 Kali dibaca