Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

PENGUMUMAN >> Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap T.A 2020/2021 perihal Pandemi yang berlangsung
PENGUMUMAN >> Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021
KEGIATAN PTS >> 1000 Peserta Ikuti Vaksin Massal Lintas Agama di UMSU
KEGIATAN PTS >> Kemenkes Gandeng UMSU Vaksin Covid-19 Untuk Lintas Agama
KEGIATAN PTS >> STIKes Murni Teguh Menggelar Acara Capping Day Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan dan D3 Kebidanan
PENGUMUMAN >> Undangan Peluncuran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
BERITA >> Worskhop Perlindungan dan Bantuan Hukum bagi ASN di Lingkungan LLDikti Wilayah I Sukses digelar
KEGIATAN LLDIKTI1 >> Worskhop Perlindungan dan Bantuan Hukum bagi ASN di Lingkungan LLDikti Wilayah I Sukses digelar
KEGIATAN PTS >> Yayasan Senior Power Medan Laksanakan Audiensi Kampus Merdeka Ke Lldikti Wilayah I Sumut
PENGUMUMAN >> Pelaporan Data PDDikti Semester 2020/2021 Ganjil

Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi melalui Program 'Tular Nalar'


Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi melalui Program

  05 Jan 2021     Vahrun     245 Kali dibaca   



Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi melalui Program 'Tular Nalar'

 

 

Jakarta – Sebagai upaya peningkatan literasi media bagi dosen dan mahasiswa, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menjalin kerja sama dengan Maarif Institute pada Oktober 2020 lalu. Kerja sama tersebut kemudian diwujudkan dalam program “Tular Nalar” dengan memberikan pelatihan terkait pemikiran kritis dan literasi media di perguruan tinggi. Adapun pelatihan di perguruan tinggi negeri pertama diselenggarakan untuk civitas academica Universitas Gadjah Mada (UGM).

 

Program Tular Nalar di UGM ini digelar secara daring, pada Senin (4/1/2021) dengan tajuk “Program Literasi Media untuk Dosen untuk Penyemaian Perdamaian dan Pemikiran Kritis”. Program ini bertujuan mendukung dan memfasilitasi pengajar di perguruan tinggi untuk mengajarkan keahlian literasi media, termasuk dalam menangkal hoaks, disinformasi dan misinformasi dalam konteks Covid-19 sekarang ini.

 

Mengawali sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam menyampaikan bahwa kita telah melewati tahun 2020 yang penuh dengan cobaan, penuh dengan dinamika dan mencerminkan post-truth.

 

“Batas antara dunia maya dan nyata menjadi semakin tidak nyata. Oleh karena itu menjadi tantangan bagi kita semua terutama di dunia pendidikan untuk menyiapkan generasi unggul yang kita gadang-gadang sebagai penerus generasi, sebagai pembawa estafet perjalanan bangsa ke depan, kita bawa para mahasiswa menjadi para sarjana unggul, para sarjana yang penuh semangat membangun negeri, sekaligus penuh dengan kreativitas dan inovasi tapi juga santun dengan budaya ketimurannya,” pungkas Nizam.

 

Nizam beranggapan dalam dunia yang semakin menyatu antara dunia maya dan dunia nyata, menjadi sangat penting bagi kita untuk mempunyai daya kritis yang tinggi. Pasalnya, saat ini terjadi banjir informasi yang ada di media sosial atau media informasi yang sumbernya tidak jelas tetapi sangat mendistorsi realita kita.

 

“Acara ini sangat baik untuk membawa kita semua pada pendidikan yang betul-betul mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Dengan Tular Nalar seperti menularkan akal sehat yang menjadi komandan di dalam mengambil keputusan, mempersepsi informasi dalam media yang membanjiri kita dan dibutuhkan penalaran yang kuat dalam hal ini,” ucap Nizam.

 

Pada kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Maarif Institute, Abdul Rohim Ghazali mengatakan bahwa pelatihan daring Tular Nalar ini memasuki tahapan kedua, yang mana tahapan pertama sudah dijalankan untuk perguruan tinggi swasta dan pada tahap kedua ini  memasuki tahapan kerja sama dengan perguruan tinggi negeri di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

“Apa yang kami lakukan ini sebagai upaya untuk menghadapi sebagian persoalan besar yang meliputi bangsa ini. Dan program ini sangat penting yang bagi kami dalam melawan hoaks,” jelasnya.

 

Abdul Rohim menambahkan program ini dicanangkan dimulai dari diri kita sendiri untuk menggunakan nalar kritis dalam setiap membaca fenomena terutama yang simpang siur di dunia daring seperti media sosial. Ia berharap program ini yang ditujukan untuk para dosen ini nantinya akan menularkan kepada para mahasiswa. Selanjutnya mahasiswa nantinya akan menularkan pada lingkungannya dan program ini bisa di akses oleh semakin banyak kalangan di Indonesia.

 

“Dengan penggunaan nalar kritis dalam memanfaatkan dunia daring diharapkan dapat menjadi tradisi yang tidak hanya berada di lingkungan akademisi, dosen dan mahasiswa, tetapi bisa menjadi tradisi di kalangan masyarakat pada umumnya,” tutupnya.

 

Sementara itu, Pakar Komunikasi Ni Made Ras Amanda selaku pembicara pada pelatihan Tular Nalar ini menyampaikan berdasarkan data riset data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Hotsuite pertumbuhan pengguna internet di Indonesia terus bertambah. Namun, selama pandemi Covid-19 ini ditemukan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-5 dunia berkaitan dengan rumor, stigma, serta teori konspirasi Covid-19.

 

Merespon temuan tersebut, Amanda berharap agar pendidikan tidak kenal lelah dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa menangkal berbagai dampak yang ditimbulkan dari penggunaan internet.

 

“Mari kita mendidik anak-anak kita mahasiswa untuk dapat berpikir kritis. Kehidupan mereka kedepannya lebih banyak berhadapan dengan isu-isu sehingga_soft skill_ harus kita tingkatkan agar mereka dapat bertahan terhadap dampak negatif internet,” pungkasnya.

 

Humas Ditjen Dikti
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

 

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT



Terpopuler


1. Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018 Active = 38 No. Name of Journal ISSN Indexed by Scopus Publisher's Name website


  19 Oct 2018     Vahrun     145757 Kali dibaca   

2. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     16084 Kali dibaca   

3. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19)

urat EdaranNomor 3 Tahun 2020tentangPencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan PendidikanDalam rangka pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan satuan pendidikan, dengan hormat kami mengimbau Sau


  16 Mar 2020     Vahrun     13855 Kali dibaca   

4. Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019

Hal : Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Rise


  30 Jul 2019     Vahrun     10886 Kali dibaca   

5. 6 Fitur Zoom Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Membuat Audiens Anda Terlibat Dalam Presentasi Virtual

6 Fitur Zoom Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Membuat Audiens Anda Terlibat Dalam Presentasi Virtual     by Erry Ricardo Nurzal   Pandemi korona yang terus berlangsung telah memaksa dunia termasuk Indonesia untuk beralih dalam berkomunika


  29 Jun 2020     Vahrun     10319 Kali dibaca