Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

PENGUMUMAN >> Sosialisasi Pengisian Instrumen Monitoring & Evaluasi Tahun 2020 PTS LLDIKTI Wilayah I Sumut Tahap I
PENGUMUMAN >> FGD Indikator Penilaian MONEV Internal dan Seminar Hasil Skema PDP pada PTS luar kota Medan
PENGUMUMAN >> FGD Indikator Penilaian MONEV Internal dan Seminar Hasil Skema PDP pada PTS dalam kota Medan
KEGIATAN PTS >> APP-Darma Agung: Bimtek Pendampingan Desa Wisata Regional IA (Sumatera)
PENGUMUMAN >> Permintaan Data Dosen Pemilik NUP
PENGUMUMAN >> Coaching Clinic Dokumen Akreditasi BAN-PT 9 (Sembilan) Kriteria bagi Program Studi Kadaluarsa
PENGUMUMAN >> Undangan Webinar Sosialisasi NITK
PENGUMUMAN >> Penyampaian laporan kemajuan ke laman SIMLITABMAS
PENGUMUMAN >> Himbauan Unggah Statuta Perguruan Tinggi di PDDikti
PENGUMUMAN >> Permintaan Data Dosen Honorer

Menristek/Kepala BRIN Resmikan Teaching Industry di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan


Menristek/Kepala BRIN Resmikan Teaching Industry di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan

  10 Mar 2020     Vahrun     232 Kali dibaca   




Menristek/Kepala BRIN Resmikan Teaching Industry di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan


Siaran Pers Kemenristek/BRIN
Nomor: 41/SP/HM/BKKP/III/2020


Pelalawan – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional meresmikan Teaching Industry di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) saat meninjau perkembangan kawasan Teknopolitan Pelalawan. Pada kesempatan ini Menristek/Kepala BRIN menekankan ST2P tidak hanya fokus pada hilirisasi produk sawit namun juga pada sisi hulu dalam proses pembibitan sawit.


“Dengan sudah jalannya Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan ini yang saya yakin fokusnya juga sawit. Tolong saya harap juga fokus pada sisi hulunya, maksudnya teknologi ini jangan hanya dibaca sifatnya hanya teknik kimia seperti hilirisasi menjadi CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil). Namun juga sisi hulunya, sebagaimana menghasilkan benih yang produktif dan buah yang lebih banyak unsur inti sawitnya,” ungkap Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat peresmian Teaching Industry di Aula Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) pada Jumat (6/3).


Menteri Bambang berharap Bupati Pelalawan melalui Teknopolitan Pelalawan menjadi yang terdepan dalam mendorong entrepreneurship di Kabupaten Pelalawan, karena Indonesia butuh banyak startup dan entrepreneur yang sudah berbasis teknologi.


“Ini waktu terbaik bagaimana teknopolitan harus didorong menjadi sumber entrepreneurship atau kewirausahaan di Kabupaten Pelalawan. Kewirausahaannya tentu di bidang sawit namun jangan hanya berpikir sebagai pemilik lahan atau pemilik pabrik CPO. Dengan adanya support technology dari BPPT, sudah saatnya Pak Bupati mengajak generasi milineal Pelalawan menjadi startup dan entrepreneur apakah di hulu untuk pembenihan sawitnya bahan bakar nabati atau di hilir seperti produk olahan sawit lainnya,” ungkap Menristek/Kepala BRIN.


Sebagai informasi, setelah keluarnya Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, BPPT diberi tugas untuk memfasilitasi pembangunan sembilan Science dan Techno Park di berbagai daerah. Bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan dengan anggaran belanja daerahnya, telah mendirikan infrastruktur pertama di kawasan Teknopolitan Pelalawan dengan membangun Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) dan sudah dapat beroperasi pada 2016. Bupati Kabupaten Pelalawan H.M. Harris mempunyai visi ke depan menyiapkan sumber daya manusia Pelalawan agar dapat berperan dalam pembangunan dan pengembangan Teknopolitan Pelalawan.


Turut hadir dalam kesempatan ini Staf Khusus Menteri Riset dan Teknologi Bidang Ekonomi Inovasi Robert A Simanjuntak, Kepala BPPT Hammam Riza, Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi BPPT Gatot Dwianto, Asisten I Sekretariat Pemerintah Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie, Bupati Kabupaten Pelalawan H.M. Harris, Direktur PT Pindad, Ahli Katalis ITB Tatang Hernas Soerawidjaja, mitra Teknopolitan Pelalawan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Pelalawan.


Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristek/BRIN


Sumber : Ristekbrin

 

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT



Terpopuler


1. Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018 Active = 38 No. Name of Journal ISSN Indexed by Scopus Publisher's Name website


  19 Oct 2018     Vahrun     121264 Kali dibaca   

2. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     14695 Kali dibaca   

3. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19)

urat EdaranNomor 3 Tahun 2020tentangPencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan PendidikanDalam rangka pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan satuan pendidikan, dengan hormat kami mengimbau Sau


  16 Mar 2020     Vahrun     10264 Kali dibaca   

4. Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019

Hal : Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Rise


  30 Jul 2019     Vahrun     9872 Kali dibaca   

5. INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS SUMATERA UTARA (IT&B SU) STUDI BANDING KE UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS SUMATERA UTARA (IT&B SU)   STUDI BANDING KE UNIVERSITAS BINA NUSANTARA (Binus University)     Institut Teknologi & Bisnis Sumatera Utara (IT&B SU) merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang konsen di bid


  24 Oct 2019     Vahrun     5960 Kali dibaca