Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

KEGIATAN PTS >> Universitas Harapan Medan tandatangani Memorandum of Understanding dengan Universiti Utara Malaysia
KEGIATAN PTS >> Universitas Al Azhar Melakukan Pelatihan Soft Skill Bersama PT. Indosat, TBK
KEGIATAN PTS >> WORKSHOP DAN KULIAH TAMU Di STIKes SENIOR MEDAN OLEH BAPAK DR.KUSNANTO,SKP.M.KES
KEGIATAN PTS >> Universitas Al Azhar Melakukan Kuliah Umum Dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Sumatera Utara
KEGIATAN PTS >> Siswa SMA Antusias Kunjungi Stand UISU di Pameran Pendidikan Tinggi di Ringroad City Walk
PENGUMUMAN >> Penerapan Sistem Penomoran Ijazah Nasional (PIN)
PENGUMUMAN >> Acara "Silaturahmi dan FGD" Pimpinan PT Sumut dengan Anggota DPR RI Komisi X
BERITA >> Kampus Merdeka: Pembelajaran Luar Prodi di Bawah Pengawasan Dosen
BERITA >> Perguruan Tinggi Fasilitasi Pemenuhan Masa dan Beban Belajar di Luar Prodi
PENGUMUMAN >> Data pembuatan kontrak antara LLDikti dengan PTS Penerima Pendanaan Penelitan dan Pengabdian

Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Akreditasi Dorong Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi


Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Akreditasi Dorong Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi

  01 Feb 2020     Vahrun     221 Kali dibaca   



Jakarta, Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengatakan bahwa seiring banyaknya disiplin ilmu yang berkembang, asosiasi perlu menjadi penyeimbang dengan berpartisipasi lebih aktif melakukan akreditasi. Hal tersebut dilakukan untuk membuka kesempatan bagi perguruan tinggi dapat bersaing hingga ke tingkat dunia. Demikian disampaikan Mendikbud saat meluncurkan Program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka, pekan lalu, di Kantor Kemendikbud.



“Ke depan, arah akreditasi yang bersifat sukarela membutuhkan peran aktif masyarakat, industri, dan asosiasi. Masyarakat bisa terlibat dari sisi pengawasan dan evaluasi,” katanya.



Mendikbud mengatakan, akreditasi yang sudah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tetap berlaku selama lima tahun. Namun demikian, program studi (prodi) atau perguruan tinggi dapat mengusulkan akreditasi ulang (reakreditasi) kepada BAN-PT sebelum jangka waktu 5 (lima) tahun tersebut berakhir.



Terkait hasil reakreditasi, kata Mendikbud, prodi dan perguruan tinggi yang mendapatkan peringkat akreditasi sama seperti sebelumnya, dapat mengusulkan akreditasi kembali ke BAN-PT dalam waktu dua tahun sejak mendapatkan penetapan peringkat akreditasi yang terakhir. Di sisi lain, perguruan tinggi yang tidak melakukan reakreditasi setelah lima tahun maka Kemendikbud akan memperbarui akreditasinya meskipun tanpa melalui permohonan perpanjangan.



“Bagi (prodi/perguruan tinggi) yang merasa tidak mau atau tidak butuh untuk reakreditasi dan tidak mau naik level ke peringkat yang lebih tinggi, akreditasi akan diperbarui secara otomatis,” tegas Mendikbud.



Mendikbud menjelaskan, akreditasi ulang berlaku bagi perguruan tinggi atau prodi yang mengalami penurunan mutu secara signifikan. Salah satu kriteria penurunannya yaitu selama lima tahun berturut-turut jumlah mahasiswa pendaftar maupun lulusannya berkurang berdasarkan data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Oleh karena itu pengisian tracer study wajib dilakukan setiap tahun. Kemendikbud, tambah dia, juga akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap universitas yang mendapat pengaduan konkret dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran.



Penjelasan Mendikbud tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi. Di pasal 15 Permendikbud tersebut, jelas tertulis bahwa peringkat akreditasi program studi dan/atau perguruan tinggi dapat dicabut sebelum masa berlakunya berakhir, apabila program studi dan/atau perguruan tinggi terbukti tidak lagi memenuhi syarat peringkat akreditasi.



Di kesempatan yang sama Mendikbud menyampaikan apresiasinya terhadap perguruan tinggi yang kualitasnya berstandar internasional. Hal tersebut agar standar perguruan tinggi nasional sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri. “Harus mengikuti best practice international standard,” tuturnya.



Oleh karena itu, prodi yang telah mendapatkan akreditasi dari LAM atau BAN-PT dapat mengajukan akreditasi kepada lembaga akreditasi internasional yang diakui. Pengakuan atas lembaga akreditasi internasional selanjutnya ditetapkan oleh Menteri. Hasil Akreditasi oleh lembaga Akreditasi internasional diakui setara dengan peringkat Akreditasi Unggul dan ditetapkan oleh LAM atau BAN-PT sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Akreditasi A akan diberikan bagi prodi yang berhasil mendapatkan akreditasi internasional dan akan ditetapkan melalui keputusan menteri.” Pungkasnya. (Denty/Aline)


FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow  Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT 



Terpopuler


1. Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018 Active = 38 No. Name of Journal ISSN Indexed by Scopus Publisher's Name website


  19 Oct 2018     Vahrun     80454 Kali dibaca   

2. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     12734 Kali dibaca   

3. Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019

Hal : Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Rise


  30 Jul 2019     Vahrun     5553 Kali dibaca   

4. Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018

Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018 Hari : Kamis s.d. Jumat Tanggal : 23 s.d. 24 Agustus 2018 Tempat : LePolonia Hotel & Convention Medan Download BAHAN Bahan 1 Bahan 2


  23 Aug 2018     Vahrun     4382 Kali dibaca   

5. Pemberitahuan Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018

Perihal : Pemberitahuan Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara Bersama ini kami sampaikan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidik


  28 Jan 2019     Vahrun     3455 Kali dibaca