Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

KEGIATAN PTS >> Universitas Al Azhar Studi Banding Ke PJK USU
PENGUMUMAN >> Batas akhir unggah Luaran Wajib, Luaran Tambahan, Laporan Kemajuan Penelitian Tahun Jamak
KEGIATAN LLDIKTI1 >> LLDIKTI Wilayah I Gelar Sosialisasi Program Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Skema A
KEGIATAN PTS >> MAHASISWA EKA PRASETYA JUARA 3 OLIMPIADE AKUNTANSI
PENGUMUMAN >> Pemanggilan Dosen PNS Dpk
KEGIATAN PTS >> Universitas Al Azhar Melakukan Pengabdian Masyarakat di Pantai Mangrove
PENGUMUMAN >> Revisi Undangan Persentasi Studi Lanjut Bagi Para Dosen
KEGIATAN PTS >> ULB Gelar Seminar Nasional Anti Korupsi KPK RI "Kita Vs Korupsi"
KEGIATAN PTS >> Politeknik Ganesha Medan Sukses Selenggarakan SEMANTIKA 2!
PENGUMUMAN >> Revisi Pembayaran Dana Penelitian

Konverter Kit Diesel Dual Fuel (DDF) Hemat 35 Persen Bahan Bakar Kapal 30 GT dan Truk


Konverter Kit Diesel Dual Fuel (DDF) Hemat 35 Persen Bahan Bakar Kapal 30 GT dan Truk

  30 Oct 2019     Vahrun     291 Kali dibaca   



Siaran Pers Kemenristekdikti
Nomor : 200/SP/HM/BKKP/IX/2019


Semarang – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengujiterapkan penggunaan Konventer Kit Diesel Dual Fuel (DDF) yang memungkinkan solar diesel digabung dengan bahan bakar gas (BBG). Campuran solar dengan gas ini memungkinkan kapal 30 gross ton (GT), truk barang, dan truk engkel menghemat sepertiga hingga setengah biaya bahan bakar dibanding menggunakan solar murni.


“Ada satu alat yang disebut conventer kit, penelitiannya sudah dihasilkan dan inovasinya telah dibiayai Kemenristekdikti. Bagaimana hasil ujinya? Kalau kita pakai solar, ini penggunaannya 100 persen, tapi kalau dengan ini ada penghematan sekitar 35 persen. Penghematan ini karena kita pakai LPG yang harga per kilogram sepuluh ribu Rupiah,” ungkap Menristekdikti saat Uji Terap Konverter Kit Diesel Dual Fuel (DDF) untuk Kapal di atas 30 Gross Ton (GT) dan Transportasi Darat Lainnya di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang pada Minggu (29/9).


Konventer Kit DDF ini diciptakan oleh Abdul Hakim Pane bekerja sama dengan Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Konventer ini sudah dikembangkan dan dibiayai oleh Kemenristekdikti sejak 2016. Menteri Nasir berharap konventer ini dapat dikembangkan tidak hanya mampu mencampur solar dengan Liquified Petroleum Gas (LPG) yang masih diimpor Indonesia, namun juga dapat mencampur solar dengan Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquified Natural Gas (LNG) yang dapat diproduksi dari Blok Masela dan blok gas lain di Indonesia.


“Saya men- challenge ke penelitinya lagi, bisa tidak kalau kita tidak hanya pakai LPG tapi pakai CNG, compressed natural gas yang ini barang lokal, bukan barang import yang harga satu kilonya lebih murah lagi, hanya tiga ribu lima ratus. Kalau itu bisa dilakukan, penghematan yang dilakukan bisa di angka 60 persen,” ungkap Menristekdikti.


Dengan adanya teknologi ini, diharapkan mayoritas kapal dan truk dapat menggunakan campuran solar dan gas, baik LPG, CNG, maupun LNG. Menristekdikti menyampaikan kementeriannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) untuk menyediakan rantai pasokan (suppy chain) dari LPG, CNG, atau LNG bagi kapal dan truk.


“Bagusnya teknologi yang ada ini kalau tidak ada gas yang digunakan, tidak ada artinya. Ekosistem harus kita bangun betul. Kalau ekosistemnya tidak disiapkan, saya jadi ragu berhasil atau tidak. Ekosistem harus disiapkan untuk BBGnya, bahan bakar gas ini,” papar Menristekdikti.


Dalam kesempatan yang sama, penemu dari konventer kit DDF ini, Abdul Hakim Pane mengungkapkan hasil penelitiannya terkait penggunaan solar murni dibanding penggunaan solar dengan CNG bagi truk.


“Kita hitung pakai jerigen, pakai tangki ukur, solar asli satu liter tujuh kilometer truk engkel ini. Pakai alat saya, satu banding tujuh menjadi satu liter untuk tiga belas kilometer. Solarnya harus dikecilkan, ditambah dengan CNG, bisa juga dengan LNG tapi (LNG) belum ada di Indonesia, masih sedikit,” ungkap Abdul Hakim Pane setelah mendampingi Menristekdikti menaiki kapal 30 GT milik Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sudah menggunakan konventer kit ciptaannya.


Dalam kesempatan ini Menristekdikti melihat langsung mesin truk engkel yang sudah dipasangkan konventer kit dan juga menaiki langsung kapal 30 GT yang sudah dipasangi konventer di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Turut hadir mendampingi Menristekdikti Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Prakoso, Direktur Pengembangan Teknologi Industri Hotmatua Daulay, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sri Puryono, Plt. Kepala Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Usman Effendi, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Gunaryo, dan Inovator Konverter Kit Diesel Dual Fuel Abdul Hakim Pane.


Dalam kesempatan ini Menristekdikti juga menyaksikan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PT. Cahya Gemilang Semesta selaku perusahaan yang memproduksi Konventer Kit DDF dengan PT. Para Amartha LNG yang menggunakan konverter kit ini.


Ahmad Tombak Al Ayyubi
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
dan
Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan
Kemenristekdikti


Instagram @Ristekdikti
Twitter: @Kemristekdikti
Facebook: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
YouTube: Ristekdikti TV
Website : https: //ristekdikti.go.id
Google Play: G-Magz


Read more at Ristekdikti!



Terpopuler


1. Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus per September 2018 Active = 38 No. Name of Journal ISSN Indexed by Scopus Publisher's Name website


  19 Oct 2018     Vahrun     66094 Kali dibaca   

2. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     12029 Kali dibaca   

3. Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019

Hal : Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Rise


  30 Jul 2019     Vahrun     4967 Kali dibaca   

4. Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018

Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018 Hari : Kamis s.d. Jumat Tanggal : 23 s.d. 24 Agustus 2018 Tempat : LePolonia Hotel & Convention Medan Download BAHAN Bahan 1 Bahan 2


  23 Aug 2018     Vahrun     4168 Kali dibaca   

5. Pengambilan Sertifikat Pendidik (Serdos) Tahun 2018

Pengambilan sertifikat pendidik (serdos) tahun 2018 Nama-nama yang sertifikat pendidiknya sudah ada di LLDIKTI Wilayah I, dapat diambil pada sdr. Wenny Aryan Bagian Ketenagaan LLDIKTI Wilayah I *Selengkapnya dapat dilihat dan diunduh pada file pdf


  25 Sep 2018     Vahrun     3172 Kali dibaca