Logo Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara

INFORMASI

KEGIATAN LLDIKTI1 >> Apel Pertama di Tahun 2019
BERITA >> Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti Dukung Pemberian Beasiswa dari Perusahaan
BERITA >> LOKAKARYA MUTU PERGURUAN TINGGI ERA 4.0
BERITA >> Kerja Sama Indonesia-Jerman, Menristekdikti Hadiri Serah Terima Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
BERITA >> Menristekdikti: Mahasiswa Harus Menjadi Generasi Terdidik Berwawasan Global
BERITA >> Gedung Baru Untan Diresmikan, Akses Masyarakat Ke Pendidikan Tinggi Meningkat
BERITA >> Bangun Infrastruktur Kampus, ITERA Ditargetkan Menjadi Perguruan Tinggi Teknik Sebaik ITB
BERITA >> Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kemenristekdikti Lakukan Promosi dan Rotasi Pejabat
PENGUMUMAN >> PEDOMAN ON MIPA 2019
PENGUMUMAN >> Validasi Iuaran Penelitian

Skema Baru Seleksi Masuk PTN 2019


Skema Baru Seleksi Masuk PTN 2019

  22 Oct 2018     Vahrun     369 Kali dibaca   


Siaran Pers

No : 198/SP/HM/BKKP/X/2018


Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menetapkan kebijakan terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2019. Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi yang berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital. Untuk itu mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidatng seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).


LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi: (1) mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN; (2) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).


Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti (22/10/) menyebutkan terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, termasuk sistem tes yang dilakukan peserta sebelum mendaftar ke PTN.


“Tahun 2019 mendatang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda. Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” ungkap Menteri Nasir.


Beliau menambahkan, pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik. Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan (masih dikembangkan).


Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing  daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.


Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi menyebutkan, Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes. Ia menambahkan peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar program studi yang diinginkan, pada dua kali UTBK, dengan jenis soal akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda. Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.


Pada kesempatan tersebut tampak hadir Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sekaligus rektor ITB Kadarsah Suryadi, Sekretaris panitia pelaksana SBMPTN 2018 sekaligus rektor ITS Joni Hermana, serta tamu undangan lainnya.



Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik

Kemenristekdikti

dan

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru


Read more at https://ristekdikti.go.id



Terpopuler


1. Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I

Hal : Pendataan Dosen Tetap Yayasan melalui aplikasi SIMPEGKEU di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Monitoring dan


  20 Sep 2018     Vahrun     4611 Kali dibaca   

2. Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018

Workshop Beban Kerja Dosen di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Tahun 2018 Hari : Kamis s.d. Jumat Tanggal : 23 s.d. 24 Agustus 2018 Tempat : LePolonia Hotel & Convention Medan Download BAHAN Bahan 1 Bahan 2


  23 Aug 2018     Vahrun     2373 Kali dibaca   

3. Form Pencairan Biaya Hidup & Form Lampiran SK Bidikmisi Baru 2018

Form Pencairan Biaya Hidup Form Lampiran SK Bidikmisi Baru 2018 Draft SK Penetapan Mahasiswa Bidikmisi 2018


  29 Aug 2018     Vahrun     1958 Kali dibaca   

4. Pengambilan Sertifikat Pendidik (Serdos) Tahun 2018

Pengambilan sertifikat pendidik (serdos) tahun 2018 Nama-nama yang sertifikat pendidiknya sudah ada di LLDIKTI Wilayah I, dapat diambil pada sdr. Wenny Aryan Bagian Ketenagaan LLDIKTI Wilayah I *Selengkapnya dapat dilihat dan diunduh pada file pdf


  25 Sep 2018     Vahrun     1847 Kali dibaca   

5. Undangan Rapat Kerja Wilayah LLDIKTI Wilayah I Tahun 2018 (+Jadwal Kegiatan)

Perihal : Undangan Rapat Kerja Wilayah LLDIKTI Wilayah I Tahun 2018 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Bersama ini kami sampaikan daftar peserta yang mengikuti kegiatan Rapat Kerja Wilayah Lembaga Layanan Pendidik


  21 Aug 2018     Vahrun     1790 Kali dibaca